Rabu, Desember 16, 2009

Perjalanan Pertama


Hari ini sabtu, 14/11/09 Perjalanan pertama dimulai. Aku mengikuti majikanku yang bernilai 1000 rupiah dengan gambar patimura yang gagah sebagai pahlawan maluku.

Karna gambar yang sama banyak berada pada kalangan bawah dan mereka yang menderita. Karna bentukku yang tidak begitu bagus lagi bentuknya. Hanya segelintir manusia yang sayang dengan nasib diriku dan juga kaptenku.

Hari ini aku berpindah tangan ke rumah makan teteh siti yang berdagang di tratoar depan cilosari. Dengan itu majikanku dapat menukarkan sepotong pisang untuk mengganjal perut di pagi hari. Teteh siti dengan senyum menerima satu rupiah dari seribu yang ia pakai untuk keperluan lain atau barang kali membeli pisang untuk esok hari.

Senyum pedagang adalah kunci utama 1 rupiah mengalir deras terus menerus. Akan berbeda dengan mereka dengan senyum kecut melayani. 1 rupiah akan pergi beserta pahlawan Pattimuraku yang tak bagus lagi.

Tersenyumlah hari akan indah selalu bersama pahlawan-pahlawan kecil di kehidupan yang tak berpahlawanan.

TRAVELING 1 RUPIAH SERIES


Adalah sebuah episode perjalan uang 1 rupiah di kancah perekonomian umat manusia Indonesia. Dipotret langsung di berbagai kesempatan dan waktu luang penulis melakukan aktivitas kegiatan di berbagai tempat. Sebahagian adalah sebuah flasback dan ditulis pada tanggal yang tetap berjalan.

Uang sebagai alat tukar telah memainkan peranan penting dalam kesejarahan perekonomian Indonesia.Rupiah adalah nama yang ditetapkan oleh negara dan juga diakui oleh seluruh bangsa dan negara di planer bumi, dengan sibol Rp dan IDR.

Sejarah uang satu rupiah diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tahun 1968 dengan gambar Jendral Soedirman. Jendral yang terkenal sebagai BAPAK TNI. Perjalan 1 Rupiah adalah sebuah potret kegelisahan dan potret-potret kehidupan yang melarar belakanginya untuk rakyat Indonesia.

Tulisan ini didedikasikan untuk ketua orang tuaku :Ibunda Nurjasmi dan Ayahanda Ali Nurdin serta Adinda kandung Zurhuriati, semoga kita keluarga yang menghargai peranan 1 rupiah untuk keberartian. Dan juga untuk “DIA” yang telah belajar tentang 1 rupiah seperti apa. Dan kepada seluruh bangsa Indonesia yang masih percaya dengan uang 1 rupiah.

Kita mulai dari mana dan berakhir bagiamana dan siapa saja yang ia sapa dan bagaimana mereka memperlakukannya? simak dalam tulisan berkala ini di traveling 1 rupiah segera.

Muhammad Yunus ‘Yusuf’
Rektor Universitas Kehidupan Insani Entrepreneurship Charity

Selasa, Desember 15, 2009

Cinta Kehidupan: Indahnya Cinta sang deDaunan

Bismillahirrahmanirrahiim (dengan menyebut nama Allah yang mempunyai sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Inilah sebuah deklarasi Cinta. Tidak ada ungkapan, deklarasi yang setiap saat, moment, kegiatan yang mencirikan ibadah mengucapkan deklarasi ini.

Mentari menyeruak di balik awan-awan bergumpal kecil di ucuk timur. Iringan kokok ayam menambah semerbak pagi itu di sebuah hutan kecil di tepi kali ciliwung. Dengan sedikit malu sang daun muda menyeruak kedepan diantara teman-temannya yang telah dulu merasakan indahnya mentari pagi.

Daun bagian dari sistem pohon mempunyai tugas memasak bahan mentah dari akar menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk keberlangsungan ekosistem pohon, sebagai bukti cinta bagi komunitas pohon. Daun juga memberikan kontribusi yang tidak pernah berhenti ketika disinari sinar matahari. Oksigen adalah hasil cinta daun bagi makhluk hidup untuk keberlangsungan kehidupan. Daun muda mendapatkan cinta dari saudara daun yang lebih muda untuk dapat menikmati udara dan menjulang diantara saudara-saudaranya yang lain. Daun muda mendapatkan cinta dari angin yang memberikan hembusan persahabatan. sinar mentari pun menyinari dengan penuh kehangatan. Begitu banyak cinta yang di dapat sang daun muda. Dan ia pun membalas cinta dengan belajar menjadi daun dewasa dan memberikan pandangan yang elok bagi mata karna perbedaan warna.

Daun dalam rentang hidup yang singkat memberikan sebuah kontibusi prestatif profesional. Mulai tumbuh sebagai pucuk, kemudian menjadi dewasa dengan kemampuan masksimal. Memasuki masa tua dengan bentuk yang berubah dan memposisikan diri di belakang menopang yang muda dan dewasa. Memasuki masa purna bakti menjadi daun gugur ke tanah. proses menjadi berarti dan produkrif belum berhenti terdapat suatu fase untuk membantu proses bagian lain. Daun tua mengikuti alur untuk menjadi pupuk guna membantu keberlangsungan kehidupan eko sistem pohon dan hutan.

indah dipandang mata banyaknya dedaunan yang berwarna warni. Meliuk menari di goyang hembusan angin, siraman cahaya mentari sambil mendengar orkestra nyanyian burung-burung. Ada satu hal yang kita jarang mensyukuri akan kontibusi dedaunan untuk kehidupan. Tangan jahil kita sering mengutil, mengambil daun pohon, daun pohon bunga di pinggir jalan tanpa sengaja atau bahkan merusaknya.

Senin, 26 oktober 2009

Sabtu, Desember 12, 2009

KOPI BERSEPEDA

Sebuah usaha yang dlakoni oleh seorang bapak yang mempunyai kawasan menteng, berkisar di wilayah elit yang tidak mempunyai kedai kopi kecil, sebagaimana ada di perempatan, atau dekat pertigaan atau gang-gang sempit. kopi bersepeda bagian belakang di jadikan tempat termos air panas, bagian depan dekat setang di jadikan pajangan kopi yang dijajakan. Berbagai mereka kopi dijajakan dari merek terkanal yang telah biasa nongol di iklan tv maupun yang hanya pernah nongol sekali dan di koran daeah tertentu.
ada pertanyaan? bagaimana tingkat keuntungan dan berapa harga jual percup atau pergelas?. Standar pelayanan adalah membuat kopi di dalam gelas plastik. setelah selesai pembuatan kopi. Mas memberikan kepada pelanggan dan pelanggan membayar beberapa lembar ribuan. dan Mas kopi bersepeda pun berlalu menjajakan dagangannya. Kopi...kopi..., aneka minuman untuk menghilangkan sariawan juga ada, mau ngeteh ada juga, serta apa lagi ya
Melihat pola marketing kopi bersepeda menggunakananalisa marketing mix, pertama place, hal ini kopi bersepeda mempunyai area khusus yang dimana terdapat kebutuhan orang akan minuman kopi dan sejenisnya, dimana untuk memenuhi membutuhkan sebuah pengorbanan untuk membeli, menyeduh atau memasak air terlebih dahulu. Place kopi bersepeda adalah tempat yang strategis karna tidak banyak mempunyai persaingan dengan penjual kopi tetap. Kemudian beroperasi di daerah elit yang mempunyai satpam, kemudian pedagang keliling. Kemudian sisi price, harga yang diberikan tidak melangit sesuai dengan segmentasi pasar yang dituju, 2500 adalah harga yang unik dan terjangkau oleh semua kalangn. promotion. promosi untuk kopi yang dijajakan tidak membutuhkan invetasi, karna telah dilakukan oleh brand. Kopi bersepeda hanya menguatkan dengan memajang di depan stang kopi bersepeda. Promosi kopi bersepada hanya mengguakan getok tular dan menjajakan secara diret selling, tanpa menggunakan brand seperti “KOPI BERSEPEDA” dengan atribut merek seperti baju, rompi, kaos, atau papan reklami, atau nihil. Hal ini jika dilakukan oleh kopi bersepeda memberatkan biaya operasional mereka. Untuk itu mesti di dukung oleh brand-brand terkenal, sebagai bentuk promotion dan Corporate Sosial Responbility, semoga aja.
kemungkinan bisa ditambah adalah suara kopi...kopi...sehati...tuk sohabi
cilosari, 17 November 2009 at 01:45 midnigt

Selasa, Desember 08, 2009

MUSAJIK (MESJID, MUSHALLA, SURAUKU) DILAMUN KEHIDUPAN

Bismillaahirrahmaanirrahiim, Alhamdulillaahirabbil’aalamiin.

Wahai jiwa yang tenang kembalilah kepada Rabbmu dalam keadaan saling meridhoi, marilah jadi hamba-KU dan masukilah Surga-KU. (al-Fajri: 29-31)

Tiada berhak orang-orang musyrik memakmurkan mesjid Allah, Sedang mereka menjadi saksi diatas dirinya dengan kekafiran. Mereka itu hapuslah sekalian amalannya, dan di dalam neraka mereka kekal selam-lamanya. Hanya yang memakmurkan mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari yang kemudian serta mendirikan solat dan mengeluarkan zakat, sedang ia tidak takut, melainkan kepad Allah. Maka meudh-mudahan mereka itu termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk. (Q.S Attaubah 17-18)


Bencana, musibah, ujian dalam bentuk gempa bumi, topan, banjir, penyakit menular atau apapun bentuk lainnya adalah karunia Allah Swt untuk manusia. Bagi mereka yang beriman dan ulul albab menjadi iktibar dan penguatan azzam mereka menjadi Hamba Allah bukan Hamba Thagut. Bagi mereka yang lupa atau kufur ini adalah peringatan untuk kembali ke Jalan Allah. Bagi Mereka yang menantang Allah, Rasul, Al-quran ini adalah laknat dan pembuktian Sang Rabb benarkah mereka berkuasa di muka bumi. Mari kita berdo’a semoga kita masuk dalam golongan Hamba Allah Mukmin dan Ulul Albab.

30 September 2009 pada pukul 17:16 WIB, Sumatera barat di guncang gempa bumi pada 71 dibawah permukaan bumi arah barat daya Pariaman. Gempa yang mengakibatkan hancurnya infrastruktur korban meninggal sampai seribu orang dan kerusakan fasilitas publik berupa mesjid, mushalla, sekolah. Gempa meluluh lantakkan semua yang ada di muka bumi. Kehancuran itu tidak sampai dalam hitungan 1 menit. Nyatalah bahwa Allah pemilik langit dan bumi, bukan kita manusia yang dhaif ini.

19 Oktober 2009 dalam perjanan survey dan pra asessment mesjid, surau yang hancur. Kami bertanya kepada salah seorang warga di Kanagarian Campago, Kampuang Sie Galam Ajuang. Assalamu’alaikum warah matullahi wabarakatuh, maaf pak numpang nanya? nama surua kito apa pak? Bapak terdiam dan berfikir sejenak, sambil sebatang rokok menyelib di antara jari-jari beliau. Sebuah jawaban yang tidak kami duga-duga meluncur dari bibir beliau eh..eh patah lidah ambo manyabuiknyo (Patah lidah saya menyebutkan namanya) dalam hati kami beristigfar dan berprasangka bahwa beliau jarang sekali untuk solat disana, sampai tidak tahu nama surau. Akhirnya muncul ibu-ibu pulang dari tapian tampek mandi (sumur bersama di suatu kampung) yang memberikan informasi kepada kami tentang nama surau yang kami cari dan lihat tadi.

Mesjid hanya menjadi tempat ritual solat jum’atan, 2 hari raya idul fitri. Tidak menjadi tempat ibadah solat lima waktu. Mesjid tidak menjadi tempat menempa karakter umat Islam dan menjadi majlis-majlis Ilmu. Penulis melakukan wawancara di nagari lubuak aluang dengan seorang imam tuanku mushalla. Mesjid hanya digunakan untuk solat jum’at dan idul fitri dan adha. Sedangkan untuk solat lima waktu tidak ada kegiatan solat berjamaah, ketiadaan Imam, makmum.

Ketika bencana berlalu, dan menghancurkan banyak rumah, namun msih ada mereka yang mampu dan mau melaksanakan walimatur urusy atau baralek dengan mewahnya dan beberapa rumah tetangganya hancur. Hilangnya sikap empati akan sesama. Dalam sebuah sabda rasulullah akan datang suatu masa dimana orang cinta dunia dan takut mati.

Tidak terjadinya penambahan jumlah jamaah solat subuh. Dari pengalaman penulis dan juga beberapa teman relawan menyatakan dan menyaksikan hanya sedikit tempat yang mempunyai jamaah lebih satu saf. Dan yang menjadi jamaah solat subuh adalah relawan dari ormas-ormas Islam. Mesjid, surau hanya menjadi bangunan yang tidak mempunyai kehidupan dan menjadi sumber pembentuk karakter masyarakat minangkabau. Hal ini secara miris di tulis oleh AA Navis dalam Novelnya berjudul Runtuhnya Surau Kami.

Beberapa aspek persolaan kekinian akumulasi dari dosa pribadi dan dosa bersama ummat di wilayah gempa. Dalam sebuah hadist rasulullah menyatakan bahwa ketika dosa telah terang-terangan maka tunggulah azab Allah akan datang. Beberapa persoalan dosa dan kebangkangan umat dapat ditinjau dan digolongkan:

A. Aspek Aqidah Spiritual

B. Aspek Ekonomi Finansial
1. Bekubangnya umat Islam dalam sistem ribawi. Program teranyar pemerintah adalah PNPM Mandiri. Masyarakat terlibat dalam bank 46, peminjaman dengan pembayaran lebih dengan tingkat bunga sampai 20% perbulan. Masyarakat terlibat secara langsung dalam sistem perbankan berbasis konvensional.
2. Banyaknya praktek jual beli garar, sistem ijon dan tengkulak. Proktek ini sering dengan jual beli di kebun. Seumpama menjual hasil kalapa satu kebun. Menjaual padi yang masih di sawah dan juga menjual ikan di dalam kolam.
3. Mengurangi timbangan.
C. Aspek Sosial Kemasyarakatan
1. Hilangnya para imam mesjid, yang menjadi imam solat per surau. Dibeberapa tempat tidak terdapat imam tetap yang menjadi imam solat. Hal ini diperparah dengan kondisi pengetahuan keagamaan masyarakat tentang ibadah yang rendah. Mengakibatkan kepala keluarga tidak bisa menjadi imam solat bagi keluarga dan juga bagi masyarakat.
2. Berpacunya umat islam membangun mesjid, mushalla, surau. Namun melupakan bagaimana caranya memakmurkannya. Hampir disetiap sudut kampung dan kota berdiri mesjid dan mushalla, namun dengan sedikit jamaah. Dan kadang-kadang hanya imam sekaligus sebagai makmum.
3. Tidak tahunya masyarkat bagaimana bertransaksi sesuai dengan syariah islam. hal ini penulis temui dalam beberapa wawancara dengan masyarakat. Transaksi lebih banyak bersifat garar. Sebagai contoh membeli kelapa dengan sistem beli separak, atau membeli pinang dengan sistem beli separak. Membeli manggis dengan beli sepohon. Belakukunya ribawi dalam meminjam uang atau menjadikan modal untuk bertanam.
4. Pengkultusan imam atau tuanku, dalam hal ini seiring dengan pemujaan terhadap imam. hal ini terdapat pada penghiasan kuburan tuanku yang telah lama meninggal dan menjadikan sebuah wiritan untuk beliau. fenomena ini dinamakan dengan basafa
5. Penyakit Ota lapau. Kecendrungan masyarakat melakukan interaksi dan bertukar informasi berada di Kedai-kedai yang sering berkumpul di pagi hari dan juga menjelang sore sampai malam hari. Rasulullah saw bersabda, “Orang yang paling aku benci dan paling jauh majlisnya dariku pada hari kiamat adalah orang yang banyak omong, membual dan bicara seenaknya, serta yang menyombongkan dirinya (angkuh)” (HR ahmad, Ibnu Hibban, dan Abu Nu’aim)

SOLUSI UNTUK AKSI BERSAMA

A. Aspek Aqidah Spiritual
Pembinaan aspek aqidah Spiritual meliputi beberapa tahapan.
Pertama, jangka pendek. Gerakan waqaf alquran terjemahan dan tafsir alazhar dan fizilaalil alquran. Hal ini ditopang dengan kajian tafsir dan tahsinul quran.
Kedua, jangka menengah. Program ini meliputi beasiswa pendidikan dan juga pengembangan kawasan ekonomi terpadu
B. Aspek Ekonomi Finansial
Pembinaan aspek ekonomi dengan dilakukan pinjaman tanpa bunga dan bagi hasil. Jamaah dan masyarakat meminjam kepada mesjid atau mushalla dengan mengikuti pola solat subuh berjamaah dan juga solat isya. Gerakan ini menggabungkan unsur pengelolaa ZISWAF dan Investasi mesjid/ mushalla.
C. Aspek Sosial Kemasyarakatan
Pembinaan masyarakat selara dengan pembinaan aspek aqidah dan ekonomi yang sesuai dengan kaidah alquran dan sunnah. Pembinaan ini dibantu oleh beberapa lembaga Swadaya Masyarakat yang berciri khas keislaman.

Penutup
Orang-orang munfaik laki-laki dan perempuan sebagian bagi sebagian mereka menyuruh kepada yang mungkar dan melarang dari yang ma’ruf, mereka mengenggam tangannya (bakhil) Mereka melupakan Allah, lalu Allah melupakan mereka, sesungguhnya orang-orang munafik itu ialah orang-orang fasik. Allah telah menjanjikan neraka jahannam untuk orang muafik laki-laki dan perempuan dan orang-orangkafir serta kekal mereka di dalamnya. itu cukup (untuk balasannya) Allah mengutuki mereka, dan untuk mereka siksaan yang abadi. (Q.S Attaubah 67-68)